Pages

manusia dan pandangan hidup

Pandangan hidup adalah kemampuan setiap manusia untuk memiliki prinsip dan cita-cita ke masa yang akan datang. Kita akan menganut prinsip hidup yang bersesuaian dengannya, dan kita pun akan menganut pola-pikir yang bersesuaian dengan prinsip hidup kita itu. Kebanyakan manusia memiliki pandangan hidup untuk dirinya sendiri dan keluarganya kelak.

Pandangan Hidup umat manusia sepanjang sejarahnya mencatat banyak ragam pandangan hidup, baik yang dikenal sebagai filsafat maupun yang dikenal sebagai ajaran leluhur, atau yang dikenal sebagai agama/ajaran Tuhan. Dalam Islam, pandangan hidup itu disebut aqidah (suatu keyakinan yang mengikat batin manusia). Karena mengikat batin maka aqidah menjadi pegangan hidup. Aqidah Islam memperkenalkan kepada manusia tentang Tuhan, tentang alam raya dan tentang makhluk manusia, di mana setiap individu termasuk di dalamnya.

Pandangan hidup berisikan tentang kehidupan. Dalam kehidupan itu sendiri kita sebagai manusia mengenal adanya peringatan ataupun larangan. Serta aturan-aturan kehidupan yang berasal dari Tuhan kita ataupun dari leluhur-leluhur kita. Pandangan hidup sangat berkaitan erat dengan keyakinan yang kita peluk. Dengan adanya keyakinan, seorang manusia memiliki pedoman yang mengatur hidupnya agar mempunyai tujuan hidupnya masing-masing.

Manusia yang menganut pandangan hidup tertentu, akan menganut prinsip-hidup tertentu. Prinsip hidup inilah yang selalu akan menjadi orientasi utama seseorang di dalam menjalani hidupnya. Pembelajaran dan pengenalan mengenai pengetahuan tentang kehidupan pada usia dini sangat diperlukan untuk membentuk pribadi yang memiliki pandangan hidup serta prinsip yang baik. Seorang anak yang mendapat didikan yang baik akan membentuk pandangan hidup yang baik pula dan dapat menyelesaikan segala permasalahan hidupnya dengan cara yang tepat. Kelakuan atau pikirannya pun tidak berlawanan dengan aturan yang ada.

Maka dari itu seorang manusia perlu mengetahui mana yang baik dan buruk, benar dan salah, gelap dan terang serta hitam putihnya dunia. Manusia perlu mengetahui hal tersebuat agar tidak menjadi manusia yang salah dalam mengambil jalan hidup. Apa lagi tanpa mereka sadari mereka telah terjerumus dan tersesat dalam menentukan tujuan hidupnya. Manusia yang seperti ini biasanya akan terkucilkan dan memiliki emosi yang sangat labil. Serta selalu menyesal dengan segala keadaan yang ia dapati saat itu.

Pandangan hidup berkaitan erat dengan prinsip hidup, jalan hidup serta tujuan hidup. Manusia yang memiliki pandangan hidup akan menciptakan prinsip hidup yang akan menyertai jalan hidup yang ia pilih dalam kehidupannya. Setelah ia menjalankan hidup nya dengan berpedoman pada prinsip dan pandangan hidupnya, ia akan menentukan tujuan hidup. Kepada siapa ia hidup, kemana arah hidupnya, dan kapan ia akan menyudahi jalan hidupnya.

Saat ini banyak sekali kita temukan orang-orang yang memiliki pandangan hidup yang menyimpang. Memang, setiap manusia bebas dalam memilih pandangan hidup serta jalan hidupnya masing-masing. Namun pandangan hidup disini adalah pandangan hidup yang tidak merugikan dirinya sendri ataupun orang lain. Seperti contohnya keributan yang sering terjadi dengan alasan agama. Sebagian orang berpikir bahwa agamanya lah yang paling utama dan yang paling benar. Dan sebagian lagi merasa agama nya telah diganggu dan diusik ketentramannya. Perbedaan pandangan hidup seperti ini sering sekali terjadi dalam kehidupan. Tidak hanya masalah agama, masalah lain pun sering kali muncul yang berkaitan dengan perbedaan pandangan.

Menurut asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
a) Pandangan hidup yang berasal dari agama,
b) Pandangan hidup yang berupa ideologi, dan
c) Pandangan hidup hasil renungan.

Pandangan hidup juga didasari oleh cita-cita. Cita-cita akan mendorong seseorang untuk berusaha bagaimana caranya untuk meraih cita-cita tersebut. Kita sering mendengar pepatah yang mengatakan “gantungkanlah cita-cita mu setinggi langit”. Itu bertujuan agar manusia yang hidup di dunia agar selalu berusaha dalam hidupnya dalam keadan apapun. Karena hidup serta pandangan hidup seorang manusia dibentuk oleh dirinya sendiri. Bukan orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar