Pages

manusia dan tanggung jawab

Tanggung jawab adalah salah satu hal penting dalam kepribadian seorang manusia. Tanggung jawab dalam kehidupan sangat diperlukan untuk membentuk kehidupan yang teratur, serta pribadi yang dapat dipercayai oleh orang lain. Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak. Tanggung jawab juga merupakan sikap berani mengambil konsekuensi dari keputusan yang telah kita tentukan.

Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab sejak ia lahir hingga ia meninggalkan jasadnya. Bahkan di alam setelah kita meninggal dunia pun kita memiliki kewajiban yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Apa yang kita lakukan harus berdasarkan pemikiran kita. Janganlah bertindak atau berkata yang asal-asalan. Karena itu mencerminkan diri kita yang tidak memiliki sifat tangung jawab.

Dengan memiliki sifat bertanggung jawab, seorang manusia akan mudah dalam menjalani kehidupannya. Ia akan dapat menyelesaikan setiap masalah yang ada dengan tepat dan tidak merugikan banyak orang. Ia juga akan disegani oleh orang-orang di sekitarnya. Memang kadang bertanggung jawab atas suatu perlakuan yang telah kita perbuat itu sangat lah sulit, tidak banyak orang yang mampu menerima tanggung jawab, dibandingkan orang yang menghindari tanggung jawab.

Dewasa ini, banyak sekali manusia yang “lari” dari tanggung jawabnya. Seperti seorang ibu yang membuang atau menjual anaknya kepada orang lain. Ia tidak bertanggung jawab terhadap anaknya. Padahal seorang anak yang telah dilahirkan adalah tanggung jawab kedua orang tua. Atau kasus seorang ayah yang meninggalkan keluarganya, tidak memberi nafkah, serta menyiksa dan menzalimi keluarganya. Sikap tersebut sangat bertentangan dengan prinsip tanggung jawab yang ada.

Tanggung jawab harus didasari dengan keikhlasan. Ikhlas dalam menjalani tanggung jawabnya. Banyak orang yang mengeluh saat menjalani tanggung jawab yang ia jalani. Sikap mengeluh tersebut sangat manusiawi. Namun tidak sedikit pula orang yang pergi meninggalkan tugas nya setelah mengetahui bahwa betapa beratnya untuk menerima tanggung jawab tersebut.

Setiap keputusan mengandung tanggung jawab. Bahkan keputusan seorang professor pun memiliki tanggung jawab yang tidak mudah. Tidak ada manusia yang tidak menerima tanggung jawab dalam hidupnya. Semua orang bahkan seorang anak balita pun pasti menerima tanggung jawab. Tanggung jawab sebagai seorang anak, tanggung jawab sebagai seorang yang berada dalam lingkungan masyarakat, tanggung jawab sebagai seorang pelajar, dan lainnya.

Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Kita sebagai mahasiswa bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dan urusan perkuliahan. Juga bertanggung jawab untuk membahagiakan keluarga dan orang tua. Kewajiban kita sebagai mahasiswa adalah belajar dan mengembangkan kemampuan yang kita tekuni. Agar apa yang telah kita pelajari dapat berguna dan menambah ilmu pengetahuan untuk masa yang akan datang.

Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsyafan atas segala perbuatan dan akibatnya atau juga atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat atau dengan kata lain disebut makhluk sosial. Dan hidup dalam lingkungan alam yang menjadi sumber kehidupannya. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Karena manusia dan alam saling membutuhkan satu sama lain. Jika manusia tidak bertanggung jawab terhadap lingkungannya, siapa lagi yang akan melakukannya? Manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.

Tanggung jawab bisa dikelompokkan dalam dua hal. Pertama, tanggung jawab individu terhadap dirinya pribadi. Dia harus bertanggung jawab terhadap akal (pikiran) nya, ilmu, raga, harta, waktu, dan kehidupannya secara umum. Rasulullah bersabda: "Bani Adam tidak akan lepas dari empat pertanyaan (pada hari kiamat nanti); Tentang umur, untuk apa ia habiskan; Tentang masa muda, bagaimana ia pergunakan; Tentang harta, dari mana ia peroleh dan untuk apa ia gunakan; Tentang ilmu, untuk apa ia amalkan."

Kedua, tanggung jawab manusia kepada orang lain dan lingkungan (sosial) di mana ia hidup. Kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluq yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya untuk pengembangan dirinya. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita 

0 komentar:

Posting Komentar